Ilmuwan Indonesia Bikin Satelit Radar Mikro Pertama di Dunia

Keunggalan satelit ini ada pada technology polarisasi melingkar yang dapat menurunkan getaran wahana pengantar radar dan juga impak rotasi Faraday di ionosfer. Dengan memakai cara ini, citra yang di dapat lebih akurat ketimbang memakai radar konvensional. Technology itu yaitu temuan Josaphat sendiri dan juga sudah dipatenkan.

Josaphat menjelaskan, CP-SAR adalah sensor radar yang bekerja di frekwensi gelombang L band ataupun 1,270 gigahertz (GHz). Gelombangnya mempunyai panjang 23 senti meter(cm). Itulah yang membuat radar ini bisa menembus awan, kabut, asap, hutan, dan juga dapat penetrasi kedalam tanah.

Selain L band, sensor pun juga bisa menangkap frekuensi C band (5,3 GHz), dikali band (9,4 GHz), dan juga Ku band (13,2 GHz), sesuai dengan area target yang akan diamati. Semakin tinggi besar frekuensi, makin detail juga citra yang akan di peroleh.

“Bisa menembakkan gelombang mikro (microwave) dan juga menerimanya kembali untuk di olah menjadi citra radar. Dapat di pakai pada siang dan juga malam hari,” tutur laki-laki kelahiran kota Bandung, 25 Juni tahun 1970, ini. Ketimbang citra kamera biasa, jelas dia, radar ini menghasilkan soal intensitas, fase, dan juga polarisasi suatu objek, sehingga bisa diperoleh lebih detail.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


    indoskor.info

    Temukan Live Streaming Siaran Bola. ZapMeta Menawarkan Rangkuman dari 6 Mesin.

    doyansakong bandarqiu

    Pusat BandarQ Situs Agen QQ Online Terpercaya Dengan Layanan 24 Jam Online

    www.sevensurabaya.co.id

    Kusen aluminium, Curtain wall, Accessories Kaca, ACP, Power Tools, Acrylic